Jangka Sorong

Posted: 9 Desember 2010 in About physics
Tag:,

Pengenalan Umum Jangka Sorong

Jangka sorong adalah suatu alat ukur panjang yang dapat dipergunakan untuk mengukur panjang suatu benda dengan ketelitian hingga 0,1 mm. keuntungan penggunaan jangka sorong adalah dapat dipergunakan untuk mengukur diameter sebuah kelereng, diameter dalam sebuah tabung atau cincin, maupun kedalam sebuah tabung.

Jangka sorong terdiri atas rahang tetap berskala dan raghang sorong yang dapat digeser-geser. Rahang sorong dilengkapi dengan skala yang terdiri atas 10 bagian yang disebut skala nonius. Skala nonius ini panjangnya 9 mm. dengan demikian, satu bagian skala nonius panjangnya 0,9 mm. Selisih satu skala utama dengan skala nonius sama dengan 1 mm-0,9 mm = 0,1 mm. Itulah yang dinamakan ketelitiannya.

Secara umum, jangka sorong terdiri atas 2 bagian yaitu rahang tetap dan rahang geser. Jangka sorong juga terdiri atas 2 bagian yaitu skala utama yang terdapat pada rahang tetap dan skala nonius (vernier) yang terdapat pada rahang geser.

Sepuluh skala utama memiliki panjang 1 cm, dengan kata lain jarak 2 skala utama yang saling berdekatan adalah 0,1 cm. Sedangkan sepuluh skala nonius memiliki panjang 0,9 cm, dengan kata lain jarak 2 skala nonius yang saling berdekatan adalah 0,09 cm. Jadi beda satu skala utama dengan satu skala nonius adalah 0,1 cm – 0,09 cm = 0,01 cm atau 0,1 mm. Sehingga skala terkecil dari jangka sorong adalah 0,1 mm atau 0,01 cm. Ketelitian dari jangka sorong adalah setengah dari skala terkecil. Jadi ketelitian jangka sorong adalah : Dx = ½ x 0,01 cm = 0,005 cm

Dengan ketelitian 0,005 cm, maka jangka sorong dapat dipergunakan untuk mengukur diameter sebuah kelereng atau cincin dengan lebih teliti (akurat).Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa jangka sorong dapat dipergunakan untuk mengukur diameter luar sebuah kelereng, diameter dalam sebuah tabung atau cincin maupun untuk mengukur kedalaman sebuah tabung.

 

Kegunaan dan Penggunaan Jangka Sorong

Kegunaan jangka sorong adalah:

a. untuk mengukur suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit;

b. untuk mengukur sisi dalam suatu benda yang biasanya berupa lubang (pada pipa, maupun lainnya) dengan cara diulur.

c. untuk mengukur kedalamanan celah/lubang pada suatu benda dengan cara “menancapkan/menusukkan” bagian pengukur. Bagian pengukur tidak terlihat pada gambar karena berada di sisi pemegang.

Adapun penggunaan jangka sorong tersebut, adalah sebagai berikut :

a. Mengukur diameter luar

Untuk mengukur diameter luar sebuah benda (misalnya kelereng) dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut

1. Geserlah rahang geser jangka sorong kekanan sehingga benda yang diukur dapat masuk diantara kedua rahang (antara rahang geser dan rahang tetap).

2. Letakkan benda yang akan diukur diantara kedua rahang.

3. Geserlah rahang geser kekiri sedemikian sehingga benda yang diukur terjepit oleh kedua rahang.

4. Catatlah hasil pengukuran anda

b. Mengukur diameter dalam

Untuk mengukur diameter dalam sebuah benda (misalnya diameter dalam sebuah cincin) dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :

1. Geserlah rahang geser jangka sorong sedikit kekanan.

2. Letakkan benda/cincin yang akan diukur sedemikian sehingga kedua rahang jangka sorong masuk ke dalam benda/cincin tersebut.

3. Geserlah rahang geser kekanan sedemikian sehingga kedua rahang jangka sorong menyentuh kedua dinding dalam benda/cincin yang diukur.

4. Catatlah hasil pengukuran anda

c. Mengukur kedalaman

Untuk mengukur kedalaman sebuah benda/tabung dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :

1. Letakkan tabung yang akan diukur dalam posisi berdiri tegak.

2. Putar jangka (posisi tegak) kemudian letakkan ujung jangka sorong ke permukaan tabung yang akan diukur dalamnya.

3. Geserlah rahang geser kebawah sehingga ujung batang pada jangka sorong menyentuh dasar tabung.

4. Catatlah hasil pengukuran anda.

 

Pembacaan Skala Jangka Sorong secara Sederhana

Cara pembacaan skala jangka sorong yaitu :

Mula-mula perhatikan skala nonius yang berimpit dengan salah satu skala utama. Hitunglah berapa skala hingga ke angka nol. Pada gambar, skala nonius yang berimpit dengan skala utama adalah 4 skala. Artinya angka tersebut 0,4 mm.

Selanjutnya perhatikan skala utama. Pada skala utama, setelah angka nol mundur ke belakang menunjukkan angka 4.7 cm. Sehingga diameter yang diukur sama dengan 4,7 cm + 0,4 mm = 4,74 cm.

 

Pembacaan Skala Jangka Sorong dengan Macromedia Flash player

Setelah program Macromedia Flash Player “Jangka Sorong” dibuka maka terlihat tampilan seperti pada gambar diatas kiri . Posisi Gasing belum terjepit rahang jangka sorong, klik dan seret rahang geser pada posisi menjepit gasing yang akan diukur diameternya, sehingga tampilan keseluruhan sebagai berikut.

Nampak pada gambar diatas posisi rahang geser dan rahang tetap menjepit gasing dan disudut kanan bawah terdapat kotak isian untuk menuliskan angka hasil pengukuran.

Terdapat dua skala pada jangka sorong, yaitu

1. Skala Utama (SU) merupakan angka pada rahang tetap yang ditunjuk oleh angka nol rahang geser. Dari gambar diatas nampak bahwa skala utama SU = 1,7 cm atau 17 mm

2. Skala Nonius (SN) merupakan angka pada rahang geser yang membentuk garis lurus dengan skala pada rahang tetap dikalikan dengan ketelitian alat. Untuk jangka sorong virtual ini sebesar 0,1 mm, sehingga SN = 8 x 0,1 mm = 0,8 mm

3. Hasil Pengukuran (HP) = Skala Utama (SU) + Skala Nonius (SN). HP = (17 + 0,8) mm = 17,8 mm

Hasil perhitungan diatas diketikkan pada kotak isian jawaban dan Enter untuk mengecek kebenarannya. Komputer akan merespon hasil pengukuran dengan penilaian salah dan benar !

 

KESIMPULAN

Berdasarkan pembahasan yang telah kami jelaskan dalam makalah ini, maka dapat kami simpulkan bahwa

a. Jangka sorong adalah suatu alat ukur panjang yang dapat dipergunakan untuk mengukur panjang suatu benda dengan ketelitian hingga 0,1 mm.

b. Penggunaan jangka sorong yakni diantaranya

1. Untuk mengukur diameter luar sebuah benda (misalnya kelereng).

2. Untuk mengukur diameter dalam sebuah benda (misalnya diameter dalam sebuah cincin)

3. Untuk mengukur kedalaman sebuah benda/tabung

c. Jangka sorong memiliki 2 skala, yakni skala utama dan skala nonius.

Komentar
  1. yukinozo mengatakan:

    hi…lam kenal…
    leh jdi tmn..aku pengguna baru wordpress jadi masih bingung gmn nyari temen..mohon bantuannya..
    kamsahamnida..

    *http://yukinozo.wordpress.com*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s